Solihatbudisetiyadi’s Weblog


Cara Kejahatan Ekonomi
October 26, 2008, 5:32 pm
Filed under: umum

KBRI Lagos sejak lama telah memberikan informasi mengenai adanya kegiatan kelompok kriminal penipuan “419” secara langsung kepada pihak yang berkepentingan maupun kepada para pengusaha yang ingin mengadakan hubungan dengan pengusaha Nigeria, namun kasus-kasus penipuan di atas masih saja kita temui, untuk itu sebagai usaha pencegahan dan peningkatan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan yang dilakukan oleh “kelompok kriminal 419” diatas, mohon informasi ini dapat diwaspadai oleh pihak-pihak yang berkepentingan di Indonesia, dimana usaha penipuan di atas banyak dilakukan oleh orang-orang Afrika Barat khususnya Nigeria yang menurut peraturan hukum pidana di Nigeria dapat dikelompokkan dalam tindak pidana ”Advance Fee Traudsters”. Dunia telah mengenal terhadap meningkatnya internasionalisasi kejahatan khususnya kejahatan ekonomi. Aktivitas dan modus operasi berkembang semakin rapih, meyakinkan calon korban serta canggih. Kejahatan yang paling menonjol adalah drug trafficking, pencurian uang dan berbagai bentuk penipuan perdagangan dan keuangan lainnya.

Negara-negara di Afrika khususnya bersama-sama telah berkeinginan menanggulangi hal tersebut di atas dengan cara yang komprehensif dan terpadu. Nigeria sebagai negara terbesar di benua Afrika, menjadi pembahasan utama dalam agenda kejahatan ekonomi Internasional, dimana di Nigeria terdapat suatu sindikat yang bernama “Sindikat 419″, yaitu merupakan bentuk kejahatan ekonomi yang terorganisasi secara rapih, canggih dengan jaringan kerja meliputi dalam negeri dan internasional serta beroperasi secara global. Kejahatan oleh ”sindikat 419″ baik dalam jumlah kecil maupun besar, kecanggihan dengan mudah meyakinkan korban telah menunjukkan peningkatan. Modus operasi ”sindikat 419” tersebut biasanya menyangkut transaksi ratusan juta US dollar, dan biasanya meliputi antara lain: kontrak/tender palsu/kadaluwarsa atas nama instansi/lembaga pemerintah, penipuan tenaga kerja, penjualan asset negara fiktif, surat menyurat bank palsu seperti pembayaran dengan L/C atau Certificate Bank Draft yang dikeluarkan oleh bank fiktif, pencairan dana melalui Telegraphic transfer (TT) dengan mengatas namakan bank sentral negara setempat, penawaran kontrak kerja pada perusahaan fiktif maupun pelimpahan ahli waris dari orang yang tidak dikenal sebelumnya dan lain-lain. Ciri-ciri Penipuan atau kejahatan lainnya yang diindikasikan kejahatan ”Sindikat 419” adalah sbb : 1. Kelompok kejahatan yang mempunyai tujuan yang jelas, orang tidak mengenal/dikenal; 2. Biasanya melibatkan dengan mengiming-imingi keuntungan/pembagian sejumlah uang yang jumlahnya tidak wajar; 3. Menawarkan atau menjanjikan keuntungan timbal batik yang menggiurkan dan terlalu muluk-muluk tanpa melakukan hal apapun; 4. Seringkali menggunakan nama para pejabat tinggi pemerintahan dan Bank Central negara setempat dalam menyakinkan dan menambah sempurna kejahatan penipuan; 5. Meminta uang melalui transfer dari calon korban yang dikatakan untuk uang sogok kepada pejabat pemerintah setempat yang mengurus kontrak/tender tersebut; 6. Meminta uang pembayaran ”Registration Fee” suatu produk impor kepada instansi/lembaga pemerintah setempat yang diatas pembayaran sebenarnya, dengan alasan guna terlaksananya kerjasama pemasaran produk yang akan di ekspor kenegara tersebut. Beberapa kategori kejahatan penipuan yang sering dilakukan oleh ”Sindikat 419” antara lain:

  1. Transfer dana atas nama kontrak/tender yang kadaluwarsa;
  2. Penjualan asset negara, penjualan barang atau produk dibawah harga pasar;
  3. Perjanjian kontrak/kontrak tenaga kerja palsu dari perusahaan;
  4. Meminta uang transfer kepada korban dengan alasan untuk menyogok aparat pemerintah setempat untuk memudahkan pencairan dana hasil pertambangan, penjualan minyak atau pencairan uang sisa dana revolusi;
  5. Pembelian dan pengadaan barang untuk kantor pemerintah setempat;
  6. Konversi mata uang kertas dan money laundry;
  7. Pelimpahan/pemberian hak ahli waris dari seseorang yang tidak dikenal/mengenal sebelumnya.

Kegiatan dan kategori kejahatan yang dilakukan ”Sindikat 419” melalui :

  1. Korespondensi dengan e-mail, website, faksimil dan telepon di business centre atau dengan telepon genggam/HP (penggunaan nomor HP guna memudahkan dalam menghilangkan jejak) serta jasa pos;
  2. Memalsukan dokumen perusahaan/instansi/lembaga resmi negara;
  3. Meminta nomer rekening bank, kop surat dan faktur kepada calon korban;
  4. Meminta agar hubungan bisnis yang dijalin dilakukan secara rahasia yang sering diberikan klarifikasi ”Confidensial, Secret dan Top Secret”;
  1. Menggunakan alamat palsu atas gedung dan kantor kosong.

Oknum ”Sindikat 419” yang dikelompokkan dalam ”Advance Fee Fraudsters” atau ”Sindikat 419” yang umumnya berbasis di Nigeria mempunyai wilayah operasi secara global, bahkan bisa dikatakan mereka beropersi diseluruh penjuru dunia sampai kepelosok kota kecil, terutama di USA, Eropa dan Asia, hingga mereka telah mencoreng citra Nigeria di dunia. Saat ini, pemerintah Nigeria telah berusaha keras untuk menanggulangi permasalahan tersebut, namun belum menunjukkan hasil yang menggembirakan, hal ini ditunjukkan dengan masih banyaknya korban penipuan oleh ”Sindikat 419”. Menurut catatan pemerintah Nigeria, sebagian besar kejahatan ”Sindikat 419″ dilakukan melalui jaringan internasional namun pada mulanya mereka melakukan operasinya di Nigeria, namun karena lama kelamaan masyarakat internasional telah mengetahui semua transaksi lewat e-mail atau website dari Nigeria yang rata-rata merupakan penipuan, maka sindikat ”419’

tersebut mengalihkan basis operasinya melalui negara-negara tetangganya seperti : Benin, Togo, Ghana, Kamerun, Pantai Gading dan negara Afrika Barat lainnya.

Indonesia dengan pertumbuhan ekonominya terus meningkat di kawasan Asia, tidak luput dari sasaran operasi ”Sindikat 419” dan telah banyak pengusaha Indonesia yang menjadi korban penipuan kelompok 419 tersebut. Pengalaman KBRI Lagos, sampai saat ini masih banyak pengusaha Indonesia yang kena tipu keuangan oleh ”sindikat 419”, tetapi sulit dilacak, kerena para korban segan mengurus, mungkin karena malu atau khawatir didakwa oleh para pejabat pemerintah setempat yang terkait bahwa mereka beritikad tidak baik yaitu bekerjasama dengan oknum penipu ”sindikat 419” yang ingin mengeruk/membobol uang negara setempat. Demikian pula halnya dengan banyak warga asing yang segan memperkarakan sepak terjang oknum tersebut.

Mengingat masih banyaknya korban, maka semua informasi yang diterima dari oknum tersebut, disarankan agar terlebih dahulu meminta bantuan pengecekan Kedutaan Besar Nigeria di Jakarta atau Kedutaan Besar Negara Afrika Barat lainnya di Jakarta guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, serta para pengusaha Indonesia untuk lebih berhati-hati dan jangan mempercayai tawaran/korespondensi kontrak dagang/ahli waris/kontrak kerja terutama dengan menggunakan fasilitas e-mail dan website yang berasal dari Afrika Barat, baik dari perusahaan/lembaga atau mengatas namakan instansi pemerintah, mengingat sering terjadi penipuan yang dilakukan dengan cara yang sama ( Economic Dept).


1 Comment so far
Leave a comment

Benar sekali, saya baru aja ngirim barang ke togo, tapi sampai saat ini sesuai kontrak setelah barang di kirim baru di bayar.

Orang ini jangan di percaya
BELL-BABA
Lukmon Olanrewaju
lukmonola@yahoo.co.uk
10 container kertas A4 lenyap gara2 orng ini, sekarang km terancam bangkrut. siapa aj yg bisa membunuh orang ini saya bayar berapapun.

ini detail alamatnya:
Ordered By : BELL-BABA

Address : 897,rue de Kpalime qt.Kpota, Notse, Togo West Africa, 290 B.P.18

Destination : Port of Lomé, Togo

Company Name : BELL-BABA

Address : 897,rue de Kpalime qt.Kpota, Notse, Togo West Africa, 290 B.P.18. Port of Lomé, Togo

P : +228 335 5225

M : +228 047 5871

Comment by PT.PARTUBUAN




Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: